Kamis, 31 Oktober 2013

Kini perusahaan kadang-kadang malakukan wawancara kepada para pelamar lewat telephon walaupun hal itu jarang sekali terjadi,terutama untuk perusahaan kecil dan menengah. Namun bila hal ini terjadi pada anda,jangan sekali-kali menganggap remeh. Karena perusahaan pada intinya tetap ingin melihat sejauh mana kredibilitas/minat anda terhadap pekerjaan tersebut. Menyaring ratusan aplikasi untuk satu pekerjaan , hal ini biasanya dilakukan oleh HRD atau pihak perusahaan yang berkompeten terhadap penerimaan calon karyawan. Kadang pihak perusahaan menyerahkan sepenuhnya kepada HRD bahkan ada pula adanya ikut campur dari pihak perusahaan bila mana dipandang perlu,terutama untuk pelamar tingkat manajer ke atas. Wawancara atau interview via telephon biasa dilakukan lewat telephon rumah (bukan via HP),dan perjanjian wawancara dilakukan lewat e-mail.
 Disini ada beberapa tips bila wawancara dilakukan via telephon.
  1. Disaat wawancara akan dilakukan,siapkan diri anda dengan segala sumber referensi berupa catatan/ buku untuk menghindari bila mana anda lupa.
  2. Anggap saja wawancar seperti ini seperti wawancara biasa (face to face) sehingga anda lebih mempersiapkan diri dan benar-benar serius.
  3. Jauhkan suara-suara yang dianggap bisa mengganggu disaat wawancara berlangsung. Seperti anak-anak,suara tv/radio,hewan peliharaan  ataupun suara dari luar rumah anda (motor/mobil)
  4. Siapkan segelas air minum,karena wawancara bisa menghabiskan waktu 30 menit sampai 1 jam. Sehingga anda bisa rilex. 
  5. Jangan berlebihan disaat wawancara berlangsung,seperti berlelucon atau tertawa terbahak-bahak.
  6. Katakan apa adanya tentang diri anda,karena kadang kita lupa,referensi yang telah ditulis disurat lamaran berbeda dengan apa yang kita kemukakan. 
  7. Hindari kalimat " Hah ?" Disaat anda kurang memahami perkataanya. Anda bisa mengganti dengan kata " Maaf, Pa ! kurang jelas !".  
Keuntungan wawancara via telephon,anda tidak perlu ribet atau berdandan seperti wawancara biasa. Namun expresi bicara anda tetap harus ada.                                                                                

0 komentar:

Posting Komentar

Subscribe to RSS Feed Follow me on Twitter!